Example floating
Example floating
Example 728x250
Bengkulu UtaraBerita UtamaHeadlineNasional

Dugaan KKN Ketua DPRD BU Masih Di Sorot, Kata Pejabat Sekretariat Begini

147
×

Dugaan KKN Ketua DPRD BU Masih Di Sorot, Kata Pejabat Sekretariat Begini

Sebarkan artikel ini

Laporan : Redaksi

Senin, 6 Juli 2026

Bidik.Info, Bengkulu Utara – Parmin, S.IP, Ketua DPRD Bengkulu Utara yang di dugaan ketelibatan permasalah pejualan atau menguasai aset pemerintah provinsi Bengkulu, dilaporkan ORMAS hingga kini belum diproses hukum oleh pihak Kejati Bengkulu dan ada pula dugaan terjadinya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada anggaran tahun 2026, yang melibatkan anak kandungnya.

Dugaan terjadinya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) anggaran tahun 2026 yang melibatkan anak kandung Ketua DPRD Bengkulu Utara, atas nama Hendrawan Dwi Prasetyo, tersebut dapat dilihat bahwa yang bersangkutan belum memiliki surat tugas (SK) sebagai tenaga outsourcing di sekretariat Dewan, telah beberapa kali masuk sebagai pendamping dalam daftar surat perintah tugas (SPT) unsur pimpinan ke luar daerah.

Anak kandung Ketua DPRD Bengkulu Utara atas nama Hendrawan Dwi Prasetyo, belum memiliki SK tenaga Outsourcing di Sekretariat Dewan dari PT. Damar Outsourcing Anugrah (DOA) hingga tanggal (6/7) ini, di akui oleh Hendrik, ST, selaku kabag keuangan sekretariat Dewan, Kasubak TU dan Efuan, selaku PPTK Perjalanan Dinas Sekretariat DPRD Bengkulu Utara.

“Sampai pada hari ini, seluruh SK tenaga Outsourcing melalui PT. Damar Outsourcing Anugrah (DOA) di Sekretariat Dewan belum ada. Pihak kita baru selesai menginput data pergeseran APBD. Masalah anak ketua DPRD yang telah beberapa kali masuk di dalam daftar surat perintah tugas (SPT) unsur pimpinan ke luar daerah, tanyakan saja kepihak lain,” kata Reni Yunita, selaku Kepala sub bagian tata usaha dan kepegawaian.

Parmin, Ketua DPRD Bengkulu Utara, yang diduga melibatkan anak kandungnya untuk KKN maupun menguras APBD anggaran tahun 2026 hadir pariurna HUT BU masih juga belum memberikan tanggapan setelah beberapa kali dipublikasihkan. Upaya untuk konfirmasi yang dilakukan media ini, baik melalui WhatsApp dan telepon WhatsApp belum mendapat respons. Redaksi media ini masih terus berupaya memperoleh hak jawabnya guna mendapatkan informasi yang berimbang dan akurat.

Editor : Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *