Example floating
Example floating
Example 728x250
Bengkulu TengahBerita UtamaHeadlineNasional

Polda Bengkulu melalui Polres Benteng Era AKBP Yanu Rihardi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Merah Putih

399
×

Polda Bengkulu melalui Polres Benteng Era AKBP Yanu Rihardi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Merah Putih

Sebarkan artikel ini

Laporan : Anel Yadi

Senin, 28 September 2026

Bidik.Info, Bengkulu Tengah – Polda Bengkulu melalui polres Bengkulu Tengah (Benteng) pada era  AKBP Yanu Rihardi, S.I.K, MM, melakukan peletakan batu pembangunan jembatan merah putih di Desa Pondok Kubang, pada hari Senin ( 28/9/2026)

Turut hadi dalam peletakan baru pembangunan jembatan merah putih di kabupaten Benteng ini, diantaranya, Waka Kapolres Kompol Yosril Radiansyah, SH,MH, PJU Polres Benteng, Kapolsek Talang Empat, Camat Pondok Kubang, Personel Binmas Polres Benteng, Personel Bhabinkamtibmas Pondok Kubang, Ketua Bhayangkari dan pengurus Bhayangkari Benteng, Kepala Desa serta tokoh masyarakat Desa Pondok Kubang maupun yang lainnya.

AKBP Yanu Rihardi, pada kata sambutannya menjelaskan, renovasi Jembatan Merah Putih merupakan sebuah langkah penting bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan konektivitas antar wilayah. Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Desa Pondok Kubang, Kecamatan Pondok Kubang dengan Desa Talang Empat maupun Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi.

“Renovasi Jembatan Merah Putih ini merupakan bagian dari program pembangunan yang menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia dan dilaksanakan melalui jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Kapolri. Hal ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya memiliki tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah serta mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Kapolres Benteng.

Lanjut Kapolres, melalui kegiatan groundbreaking ini, kita semua menyaksikan dimulainya sebuah pembangunan yang diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan dan gotong royong. Nama “Jembatan Merah Putih” juga memiliki makna yang mendalam, yaitu sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat untuk bersama-sama membangun negeri.

“Setelah pembangunan jembatan ini selesai, diharapkan dapat benar-benar dimanfaatkan dan melancarkan
konektivitas antar wilayah. Untuk itu hendaknya juga dapat dijaga dengan baik oleh seluruh masyarakat. Karena pembangunan yang berhasil bukan hanya dilihat dari selesainya sebuah bangunan, tetapi bagaimana manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, serta rasa memiliki secara bersama.

Selain itu juga hendaknya seluruh lapisan maayarakat mulai dari jajaran pemerintah daerah, desa tetap selalu bersinergi menjaga situasi Kamtibmas di tegah masyarakat. Kami juga dari Polres Benteng ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga pembangunan Jembatan Merah Putih dapat berjalan dengan lancar dan membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Pondok Kubang dan sekitarnya,” tegas AKBP Yanu Rihardi.

Sementara Kepala Desa Pondok Kubang Hasan Basri, S.Pd, mengucapkan, terimaksih terhadap jajaran pemerintah daerah khususnya Polres Benteng atas partisipasi dalam membantu merenovasi jembatan di Desa Pondok Kubang untuk konektivitas antar wilayah maupun demi kelancaran mengankut hasil bumi dalam peningkatan perekonomian rakyat.

“Kami dari pihak pemerintah Desa dan masyarakat sekitar dengan adanya renovasi jembatan tersebut tentu kedepan akan dapat memperlancar mobilisasi dan perekonomian masyarakat desa,” tutup Kades

Editor : Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *