Laporan : Anel Yadi
Selasa, 9 Desember 2025
Bidik.Info, Benteng – Berdasarkan investigasi proyek pembangunan jalan lapen dari Dinas PUPR kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) provinsi Bengkulu di desa Durian Lebar kecamatan Merigi Sakti anggaran tahun 2025, diduga ajang Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Berdasarkan investigasi media ini, pembangunan jalan lapen tersebut tidak bertuan alias proyek siluman karena tidak terpasang papan nama proyek sebagai media informasi dan transpransi publik yang sengaja disembunyikan para pihak terkait untuk menutupi berbagai informasi.
Parahnya lagi, jalan lapen yang sedang dikerjakan tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi. Hal ini dapat dilihat dari adanya matrial yang berserakan serta tipisnya aspal di permukaan jalan yang diduga disebabkan oleh pengurangan bahan material, seperti agregat (batu split) maupun lainnya, yang tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).
Jalan lapen yang dibuat asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk kerusakan dini dan potensi bahaya bagi pengguna jalan. Pembangunan jalan yang seharusnya memberikan manfaat cukup lama bagi masyarakat justru sebaliknya.
Berdasarkan informasi dari masyakat desa Durian Lebar proyek jalan lapen ini, dibangun sepanjang 300 meter dengan lebar 3.5 meter, mengunakan anggaran APBD Benteng tahun 2025, dibangun secara ambaradul diduga tidak akan bertahan lama
“Baru kali ini Saya lihat pembangunan jalan lapen yang amburadur dan diyakini ketahannya tidak akan bertahan sampai satu tahun, dipastikan akan rusak kebali selaku masyarakat desa Durian Lebar kecamatan Merigi Sakti menyayangkan tidak adanya papan informasi dibangun asal-asalan dengan aspal sekedarnya saja,” kata sumber melalui WhatsApp yang meminta namanya tidak ditulis.
Editor : Redaksi














