Laporan : Sukiman
Selasa, 28 Oktober 2025
Bidik.Info, Bengkulu Utara – Diberikan pihak media ini, atas temuan dan pengakuan kepala sekolah SDN 164 Kecamatan Hulu Palik, terkait dugaan permasalahan korupsi pembangunan Proyek rehabilitasi ruang gedung Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang dilaksanakan kontraktor pelaksanaan CV. Permana Jaya Kontruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp. 241.700.000, yang bersumber dari Anggaran APBD-DAK Tahun 2024, pada akhir bulan Oktober 2025 di perbaiki atau direhap kembali, kendati masa kontrak dan pemeliharan telah habis.
Sebelumnya investigasi dan pengakuan kepala sekolah SDN 164 Hulu Palik terhadap media ini, rehabilitasi pembagunan sekolah tersebut dilakukan pihak kontraktor tahun anggaran 2024, memang diduga tidak mengacu pada kualitas proyek, alias dikerjakan asal jadi saja.
Retak – retak terjadi pada seluruh dinding gedung, karena dulunya dibangun oleh pihak pemborong asal jadi, diduga tidak mengacu pada teknis atau Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang telah ditetapkan pihak pemerintah. Sementara pihak sekolah SDN 164, mengucapkan terimakasih, atas pemberitaan media Bidik.Info, terkait kindisi gedung, jelas Zabani.
Lanjut Zabani, tidak hanyak terlihat retak – retak didalam ruangan saja, namun retak -retak tersebut tembus hingga keluar. Kerusakan bukan hanya pada dinding-dinding gedung, namun masih banyak kerusakan lain, seperti selasar depan dan belakang ditinggalkan pihak kontraktor begitu saja ketika itu, tegasnya.
Kabid SD Diknas BU, Ibnu Zuhri, SH, sebelumnya menyampaikan, akan segera memantau secara langsung ke lapangan dan memerintahkan pihak kontraktor pelaksanaan melakukan perehapan kembali, jika ditemukan kerusakan atau retak – retak, seperti yang disampaikan pihak sekolah terhadap media.
Namun Ibnu Zuhri, SH, tidak menjelaskan, akibat dugaan kerugian terhadap pembagunan gedung baru Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), SDN 164 tersebut. Apa lagi terkait landasan kebijakan maupun aturan hukum printah perehapan kembali proyek yang diduga telah habis kontrak dan massa pemeliharannya tersebut.
Pihak CV CV Permana Jaya Kontruksi di konfirmasi melalui WhatsApp hingga kini belum merespon dan beberapa kali ingin di konfirmasi dengan Plt kepala Diknas Bengkulu Utara, hingga berita ini diterbitkan juga tidak merespon, baik didatangi secara langsung ke tempat kerjanya, maupun melalui via telephone dan WhatsApp.
Editor : Redaksi.














