Example floating
Example floating
Example 728x250
Bengkulu UtaraBerita UtamaNasional

Era Bupati Arie Ditemukan Proyek Gedung SD Bengkulu Utara Dibangun Asal Jadi, Diknas Diduga Tutup Mata

688
×

Era Bupati Arie Ditemukan Proyek Gedung SD Bengkulu Utara Dibangun Asal Jadi, Diknas Diduga Tutup Mata

Sebarkan artikel ini

Laporan : Sukiman

Jum’at, 24 Oktober 2025

Bidik.Info, Bengkulu Utara – Proyek rehabilitasi pembangunan ruang guru sekolah SDN 164 Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara provinsi Bengkulu diduga dikerjakan secara asal-asalan. Ironisnya, proyek bernilai Rp. 241.700.000, yang bersumber dari Anggaran ABD-DAK Tahun 2024 yang dikerjakan oleh perusahaan CV. Permana Jaya Kontruksi, tampak sudah mengalami kerusakan disana – sini, diduga dinas terkait tutup mata dan tidak melakukan pengawasan terkait kualitas dari pembangunannya.

Dari hasil investigasi di lapangan, tim awak media menemukan banyak kejanggalan yang mengarah pada dugaan pelanggaran teknis pembangunan maupun lubung ajang korupsi oknum tertentu, seperti beberapa bagian dinding gedung dan selasar depan-belakang banyak yang sudah mengalami retak – retak.

Kepala sekolah SDN 164, Zabani, S.Pd, terhadap awak media ini menyampaikan, rehabilitasi pembagunan sekolah tersebut dilakukan pihak kontraktor beberapa waktu lalu, memang diduga tidak mengacu pada kualitas proyek, alias dikerjakan asal jadi saja.

Retak – retak terjadi saat ini dikarenakan dulunya dibangun oleh pihak pemborong asal jadi saja, diduga tidak mengacu pada teknis atau Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang telah ditetapkan pihak pemerintah,” jelas Zabani, S.Pd.

Lanjut Zabani, tidak hanyak terlihat retak – retak didalam ruangan saja, namun retak -retak tersebut tembus hingga keluar. Pembagunan gedung baru ini diselesaikan oleh pihak kontraktor pada akhir tahun 2024 lalu, tampa ada bencan seperti gempa bumi, bagunannya sudah kayak retak 1000.

Belum genap setahun kerusakan yang di bangun pihak kontraktor CV. Permana Jaya Kontruksi, bukan hanya pada dinding-dinding saja, namun masih banyak kerusakan lain, seperti selasar depan dan belakang ditinggalkan pihak kontraktor begitu saja ketika itu,” tegas Zabani.

Sementara hingga berita ini diterbitkan hak jawab pihak diknas Bengkulu Utara belum diperoleh, besar harapan redaksi media online Bidik.Info pihak terkait dapat memberikan hak jawab, persoalan pembagunan di lokasi SDN 164 tersebut.

Editor : Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *