Example floating
Example floating
Example 728x250
Bengkulu TengahBerita UtamaHeadlineNasional

Cegah Terjadi Longsor Bupati Era Rachmat Riyanto Bersama Lapisan Masyarakat Tanam Ribuan   Bibit  Bambu

815
×

Cegah Terjadi Longsor Bupati Era Rachmat Riyanto Bersama Lapisan Masyarakat Tanam Ribuan   Bibit  Bambu

Sebarkan artikel ini

Laporan  : Anel Yadi

Selasa, 27 Mei 2025

Bidik.Info, Benteng – Bupati  Kabupaten Bengkulu Tengah  (Benteng) provinsi Bengkulu, bersama OPD, FKPD dan masyarakat desa Karang Panggung Kecamatan Merigi Sakti melakukan penanaman ribuan pohon bambu. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan sumber mata air yang ada, sekaligus upaya menanggulangi bencana longsor saat musim hujan .

Rachmat Riyanto, selaku Bupati mengatakan, untuk meningkatkan kesadaran dan upaya konkret dalam menghadapi perubahan iklim, program 100 hari kerja bersama masyarakat bersama – sama melakukan aksi penanaman bambu di Kawasan Pinggiran Sungai Lemau desa Karang Panggung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (27/5/2025)

Kegiatan  ini merupakan bagian dari program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang diinisiasi oleh pemkab Benteng melalui Dinas Lingkungan Hidup, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Kelompok Masyarakat, pemerintah desa maupun pihak lainnya.

Penanaman bambu dipilih sebagai langkah strategis dalam menghadapi dampak perubahan iklim, mengingat tanaman bambu memiliki berbagai manfaat ekologis. Selain berfungsi sebagai penyerap karbon yang efektif, bambu juga mampu mencegah erosi, menjaga keseimbangan ekosistem, dan menyimpan air di tanah. Hal ini sangat penting bagi kawasan pegunungan, seperti di Desa Karang Panggung Kecamatan Merigi Sakti yang rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Aksi ini bukan hanya sebatas kegiatan menanam pohon bambu, tetapi juga merupakan upaya jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim. Penanaman bambu ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata aksi mitigasi dan adaptasi yang dapat diikuti oleh desa – desa lainnya, diwilayah rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor pada saat datang musim penghujan,” ujarnya Bupati.

Lanjut Bupati, Program penanaman bambu ini sejalan dengan target nasional untuk meningkatkan luasan hutan bambu sebagai salah satu solusi alami dalam mengurangi emisi karbon dan dampak negatif dari perubahan iklim. Selain itu, bambu juga memiliki potensi ekonomi yang tinggi bagi masyarakat, karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai produk kerajinan tangan dan bahan konstruksi yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai komunitas lokal yang peduli terhadap isu lingkungan. Mereka berharap aksi serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah-wilayah desa lainnya, yang juga membutuhkan perlindungan ekologis. Dengan langkah-langkah adaptasi dan mitigasi seperti ini, desa Karang Panggung di harapkan dapat menjadi pionir dalam upaya lokal melawan dampak global perubahan iklim, serta membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan sehat bagi generasi mendatang. Hingga mampu mencegah dan mengurangi terjadinya longsor saat musim hujan tiba,” tegas Bupati  Rachmat Riyanto.

Sementara kepala Desa Karang panggung Inil Hzadi, sangat mendukung penuh dengan adanya program pemerintah kabupaten Bengkulu Tengah dalam penanaman bibit bambu di  Pinggiran Sungai Lemau Desa Karang Panggung yang berlokasi di area kuari Munir Sumarlin.

Pemerintah Desa Karang Panggung mengucapkan terima kasih atas perogam dari Pemerintah daerah, era Bupati Rachmat Riyanto. Mudah – mudahan dengan adanya progrqm penanaman ribuan pohon bambu tersebut dapat mencegah Banjir serta tanah longsor di area di kawasan bantaran pinggiran Sungai Lemau desa Karang Panggung,” tutup Kades

tersebut.

Editor : Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *