Laporan : Redaksi
Kamis, 5 Februari 2026
Bidik.Info, Bengkulu Utara – Kabupaten Bengkulu Utara dalam mengelola pengadaan barang atau jasa (PBJ), selama tiga tahun belakangan ini selaku mendapat indeks tata kelola pengadaan (ITKP) terbaik. Terakhir Bengkulu Utara mendapat nilai ITKP sebesar 92.76 (predikat sangat baik) berkat optimalisasi sistem dan penguatan kelembagaan.
Data terhimpun redaksi media ini bahwa indeks tata kelola pengadaan (ITKP) kabupaten Bengkulu Utara, dengan indikator optimalisasi e-purchasing atau e-katalog, konsistensi SIRUP, kompetensi SDM (sertifikasi), kematangan dan kevek proaktif pengelolaan Unit kerja pengadaan barang atau jasa (UKPBJ), penggunaan e-tenderin atau e-kontrak, serta transparansi. Nilai ITKP tinggi menunjukkan komitmen daerah ini bahwa pelaksanaan pengadaan dapat dilaksanakan secara efisien dan akuntabel.
Markisman, selaku Inspektur Inspektorat Bengkulu Utara mengatakan, mencapai PBJ Terbaik tentu memiliki beberapa indikator utama diantaranya mampu memanfaatkan sistem pengadaan, Tingkat kematangan UKPBJ, Kualifikasi dan kompetensi SDM, Kepatuhan dan Transparansi.
“Prestasi ini merupakan kerja keras Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bengkulu Utara ,sebagai unit permanen yang bertanggung jawab melaksanakan proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara efisien, transparan, dan akuntabel. ULP menyusun rencana pemilihan, mengevaluasi dokumen teknis, dan menetapkan pemenang lelang untuk meningkatkan kualitas belanja daerah,” kata Markis.
Lanjut Markis, Bengkulu Utara dalam kurun tiga tahun belakangan ini, benar selalu mendapat indeks tata kelola pengadaan (ITKP) terbaik. Terakhir Bengkulu Utara mendapat nilai ITKP sebesar 92.76 (predikat sangat baik) berkat optimalisasi sistem dan penguatan kelembagaan, tegasnya. Prestasi tersebut tidak terlepas atas kerjasa keras semua pihak termasuk OPD dengan pihak petugas ULP yang berfungsi melaksanakan proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik (e-procurement). Meliputi penyusunan rencana pemilihan, evaluasi dokumen penawaran (administrasi, teknis, harga), hingga penetapan penyedia, guna mewujudkan pengadaan yang efisien, transparan, dan akuntabel. Untuk itu, diharapkan prestasi tersebut, terus dipertahankan dan di tingkatkan pihak terkait, tegasnya.
Editor: Redaksi.














