Example floating
Example floating
Example 728x250
Bengkulu TengahBerita UtamaDaerahHeadline

Ratusan Juta Pembangunan Gedung Polindes Desa Rajak Besi Diduga Ladang KKN

816
×

Ratusan Juta Pembangunan Gedung Polindes Desa Rajak Besi Diduga Ladang KKN

Sebarkan artikel ini

Laporan : Anel Yadi

Selasa, 9 Desember 2025

Bidik.Info, Benteng – Pemerintah desa Rajak Besi kecamatan Merigi Sakti kabupaten Bengkulu Tengah provinsi Bengkulu pada tahun anggaran 2025 ini, telah membangun gedung Polindes (Pondok Bersalin Desa) sebagai investasi untuk kesehatan masyarakat untuk memastikan setiap ibu dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan profesional di lingkungan mereka.

Tujuan pembangunan gedung Polindes tersebut, tentu untuk menyediakan sarana dan prasarana yang layak dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu maupun anak di tingkat pemerintahan desa Rajak Besi guna menurunkan angka kematian ibu maupun bayi serta meningkatkan akses mutu pelayanan kebidanan, termasuk program KB, maupun sebagai wadah bagi bidan desa dan kader kesehatan untuk bekerja secara profesional dan nyaman, sehingga masyarakat desa lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan dasar secara terjangkau.

Usai Polindes Desa Raja Besi dibangun, investigasi langsung awak media ini ke kelokasi ditemukan retak – retak pada dinding dan coran tiang gedung yang diduga adanya kesegajaan penyusutan atau pengurangan kualitas material seperti pengadukan semen-pasir untuk pemasangan Pondasi, Batu Bata, Plester dinding maupun pemadatan dasar tanah tidak sesuai perencanaan atau rencana anggaran biaya (RAB), sehingga kualitas mutu konstruksi Polindes tersebut menjadi buruk, yang diduga sebagai ajang Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) oknum tertentu.

Prangkat Desa Raja Besi yang tidak ingin di tulis nama atau identitasnya, mengatakan, tidak mengerti terkait teknis pekerjaan, hanya menyampaikan dana pembangunan gedung polindes milik desa Rajak Besi lebih kurang sebesar seratus tujuh puluh juta rupiah.

“Masalah teknis kerja saya tidak ngerti, kalau tidak salah pembangunan gedun Polindes Desa Raja Besi anggaran tahun 2025 ini, sekitar Rp. 170 juta. Jangan tulis nama saya narasumbernya,” ucap sumber.

Hingga berita ini di terbitkan, belum diperolehnya hak jawab terkait dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pembangunan Gedung Polindes Desa Raja Besi Era Pjs Kades Muhammad Ridwa. Besar harapan redaksi media ini, Pjs kades dapat memberikan, data seperti dokumen perencànaan pembangunan, RAB maupun hak jawab sebagai bentuk keterbukaan dan kejelasan informasi proses kegiatan (transpransi) pengunaan uang negara atau Dana Desa (DD) tersebut.

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *